Washington Post: Prajurit Hamas Adalah Pasukan Paling Profesional Dan Berbahaya Di Dunia

perang-darat
Al Qassam Brigades (net)

Salah satu surat kabar Amerika Serikat menyebut Brigade al Qassam sebagai pasukan paling profesional dan berbahaya di dunia, seperti ditulis oleh wartawan militer dalam salah satu artikel berita di surat kabar Washington Post.

Brigade Al-Qassam juga sukses memproduksi pesawat drone yang diberi nama Ababil. Drone-drone Brigade Al-Qassam terdiri dari tiga tipe yang mampu memerankan fungsi mata-mata, serangan bom dan serangan “bunuh diri”
Seperti dikutip dari N Post dari sebuah artikel yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Arab menyatakan “ selain milisi Hizbullah Lebanon yang memiliki kekuatan yang berbahaya di dunia ini, Hamas sebagai faksi perjuangan terbesar di Jalur Gaza berkembang sangat cepat pasca terjadinya agresi Israel (pertempuran Al-Furqan) pada tahun 2008 lalu.”

Dalam artikelnya, N Post menyebut bahwa Hamas memiliki persenjataan yang sangat baik dan para pejuangnya memiliki tingkat profesional yang tinggi dalam berbagai kondisi medan pertempuran dan mahir menggunakan berbagai persenjataan.

Brigade Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam, sayap militer kelompok pejuang Hamas, pada hari ke-28 pertempuran “daun-daun yang dimakan ulat”, Ahad (3/8/2014) mengungkapkan salah satu kejutan produk industrinya. Senjata sniper “Ghaul” produk para insinyur teknik Brigade Al-Qassam secara resmi diungkap ke publik pada Ahad malam.

Dalam pernyataan militernya melalui situs resminya, Brigade Al-Qassam menyatakan mujahidin mereka berhasil memproduksi senjata sniper kaliber 14,5 mm dengan efektifitas membunuh sampai jarak 2 kilometer.

Brigade Al-Qassam memberi nama “Ghaul” untuk senjata sniper mereka, sebagai bentuk penghargaan terhadap salah seorang komandan Brigade Al-Qassam dan insinyut tekniknya, Asy-Syahid Adnan Ghaul yang dibunuh oleh penjajah “Israel” pada tahun 2004.

Di tengah embargo total sejak tujuh tahun terakhir dan di tengah keterbatasan sarana, kemampuan Brigade Al-Qassam memproduksi senjata sniper secara mandiri merupakan pukulan telak bagi penjajah “Israel”.

Sebelumnya Brigade Al-Qassam telah sukses memproduksi roket-roket jarak jauh jenis J 80, R 160 dan M 75 yang mampu menjangkau kota-kota “Israel” yang berjarak 140 kilometer utara Jalur Gaza.

 

Artikel tersebut menyatakan bahwa perang-perang seperti ini adalah tempat pelatihan kelas pertama bagi para pejuang untuk mengembangkan taktik secara praktis dan manuver mereka di daerah perkotaan, sama seperti yang terjadi di Suriah.

Diakhir tulisannya, N Post menyebut bahwa apa yang terjadi di Gaza, Suriah dan Irak merupakan peringatan bagi siapa saja yang menyerukan kembalinya pasukan Amerika ke wilayah tersebut, ditengah berkembangnya kemampuan para pejuang dan kelompok milisi di Timur Tengah. Dan Israel tengah merasakannya saat ini. (Rassd/Ram)

 

 

Drone Hamas Gegerkan Dunia

Munculnya drone Hamas yang dihadapi dengan rudal Patriot penjajah Zionis dengan cepat menjadi berita hangat media-media internasional.

Hamas yang sebelumnya hanya melaporkan menganai serangan drone-nya, kini situs resmi Brigade Izuddin Al Qassam, alqassam.ps (14/7/2014) melansir beberapa gambar mengenai drone yang disebut dengan nama Ababil 1.

Dalam foto yang dipublikasikan itu, nampak bahwa drone Ababil menenteng 4 roket di kedua sayapnya, dengan bidikan kamera yang dibawa oleh pesawat tanpa awak tersebut.

Di foto yang lain menunjukkan drone sedang terbang dengan obyek lebih kecil yang diambil dari kamera dari pihak luar. Foto  yang satu mengambil bagaian bawah dari pesawat sedangkan yang kedua mengambil gambar sisi atasnya.

Ini dia beberapa foto yang dipublikasikan Hamas mengenai drone Ababil 1:

 

*sumber: hidayatullah.com

Save Gaza, Save Aqsa, Save Palestine. 

“RAMADAN BULAN KEMENANGAN” Seruan Surga Dari Bumi Syam, Siapa Yang Menyambut? 

Berikan donasi terbaik kita untuk saudara kita di Gaza. 
REK. Peduli PALESTINA. BNI SYARIAH No Rek. 0263336655 an Bachtiar Nasir QQ Spirit of Aqsa. 

Contact Person:
Maya 08159286168
Yura 08151645865
Witra 081210065949
Syukriwan 08551000879

Analis Zionis Minta Perang Tidak Diperluas Karena Besarnya Kemampuan Hamas

hamas-power

Alquds – Infopalestina: Analis dan penulis Zionis, Aleior Levy mengatakan bahwa “Israel” tidak berkepentingan dengan eskalasi yang terjadi dan berusaha mengembalikan ketenangan. Penguatan pasukan yang dilakukan di sekitar Jalur Gaza adalah dalam kerangka “sisi pertahanan”, demikian klaim Levy.

Penulis di surat kabar Zionis Yedeot Aharonot ini mengatakan mengatakan, “Sebab utama yang mencegah militer penjajah Zionis untuk mengambil resiko dan melakukan persiapan untuk mengantisipasi terjadinya konfrontasi yang akan datang, adalah membesarnya kemampuan militer Gerakan Hamas di Jalur Gaza sejak agresi yang dilancarkan Zionis pada Desember tahun 2012.

Dia menambahkan, sayap militer gerakan Hamas mengembangkan kemampuan militernya selama masa tenang pada dua sisi utama yang dikhawatirkan “Israel” keduanya. Yaitu senjata galian terowongan dan senjata roket jarak jauh.

Dia menyatakan, “Membesarnya kemampuan militer Hamas fokus pada pembuatan roket secara mandiri, yang jangkauannya sampai ke daerah Ghous Dan, lebih jauh sedikit ke utara. Ini bertolak belakang dengan apa yang terjadi dalam agresi tahun 2012. Ditambah lagi saat ini gerakan Hamas memiliki puluhan bahkan ratusan roket tersebut.

Sedang berkaitan dengan terowongan, Levy mengatakan, “Ada kemampuan canggih pada Hamas dalam penggalian terowongan dan sudah mengalami perkembangan sangat pesat dalam bidang ini.” Dia menyimpulkan, “Kemampuan ini, pangkalan roket dan terowongan canggih menjelaskan sesuatu yang tidak diragukan bahwa Hamas memiliki kemampuan pertahanan, sebagiannya tidak diperkirakan sebelumnya. Kita telah dikejutkan serangan roket ke Ghous Dan.” (asw) – infopalestina

Inilah Alasan Zionis Israel Serang Gaza

MahfudzSiddiq @MahfudzSiddiq

Kenapa Israel serang Gaza Palestine by @MahfudzSiddiq

Kenapa Zionis Israel serang Gaza?

1. Ini ritual rutin jelang Pemilu Israel. Cara galang dukungan politik, khususnya rezim Netanyahu #Gaza

2. Wujud kepanikan zionis Israel thd daya survive masy Gaza dan menguatnya kemampuan militer Hamas. #Gaza

3. Menguji sikap politik Mesir sekaligus memancing campur-tangan militernya. Jika terjadi, opini akan diputar-balikkan. #Gaza

4. Keterlibatan militer Mesir akan dipakai Israel mendorong integrasi Gaza dgn Mesir dan dijadikan satu front oleh Israel. #Gaza

5. Lalu dimulai skenario memisahkan kesatuan Gaza dari Palestina, shg tersisa Tepi Barat di bawah dominasi Fatah. #Gaza

6. Menjadikan Mesir dan Gaza dlm satu front dimaksudkan untuk mulai hancurkan pusat kekuatan politik Ikhwanul Muslimin di kawasan tsb. #Gaza

7. Zionis Israel akan tekan AS dan Obama untuk balik menekan Mesir. Ini akan jadi ujian Israel thd kebijakan politik Obama. #Gaza

Continue reading

Hamas: Israeli elections produced three heads of “terrorism”

GAZA, (PIC)– The Hamas Movement said on Tuesday that primary results of the Israeli elections have showed that three Israeli heads of “terrorism” were gaining ground in the Israeli arena.

Spokesman of Hamas Movement in Gaza Strip Fawzi Barhoum stressed that Hamas will remain steadfast and firm on the national constants and aspirations of the Palestinian people regardless of who would rule in the Hebrew state.

Three Israeli fanatic parties, Kadima of Tzipi Livni, the Likud of Binyamin Netanyahu, Yisrael Beiteinu of the ultra-rightist figure Avigdor Lieberman, reaped most of the seats in the Israeli Knesset (parliament).

Continue reading

Wawancara Eksklusif : Juru Bicara Brigade Al-Qassam


Abu Ubaidah, Juru Bicara Brigade Al-Qassam

Gaza – infopalestina; -Abu Ubaidah, juru bicara Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, menegaskan bahwa perang ‘furqon’ membuat perubahan besar di tubuh bangsa Arab dan umat Islam. Perang ini juga membentuk kesadaran dan solidaritas cukup besar dalam pemahaman perjuangan dan jihad yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam wawancara khusus dengan infopalestina, Abu Ubaidah mengatakan;”Perang ini telah mencetak jutaan orang baru yang simpati dengan perlawanan dan perjuangan. Saya yakin hal itu akan bisa membentuk perubahan besar, barangkali tidak secepatnya, tapi, insya Allah, pada level sejumlah pemerintah, telah menjadi keyakinan bahwa dengan membantu perjuangan ini akan menjaga kemuliaan mereka.”

Berikut wawancara tersebut secara lengkap:

Di Medan Jihad…..

Menurut Anda, apa rahasia utama kemenangan ini?

Setelah itu berpulang kepada takdir Allah ta’ala, rahasia lain adalah karena keteguhan, kegigihan dan menjalankan rencana yang telah dirancang sebelumnya dalam menghadapi perang model seperti ini. Begitu juga pada keuletan Palestina di level masyarakat dan faksi-faksi perlawanan. Ditambah lagi taktik dan strategi militer yang handal berikut methode perang yang kami terapkan dalam menghadang militer Zionis Israel.

Tanpa merinci, tentu Anda sudah mendapatkan informasi tentang agresi ini sebelumnya, lalu bagaimana persiapan Anda dalam menghadapi perang ini. Khususnya pernyataan pihak Anda tentang strategi baru dalam menghadapi serangan dan Anda akan menggunakan senjata yang belum pernah digunakan sebelumnya?

Continue reading

”Pasukan Berseragam Putih” Muncul di Gaza

Para mujahidin menceritakan munculnya”pasukan lain” berseragam putih saat perang Al-Furqan berlangsung. Siapa mereka?

Hidayatullah.com—Serangan 22 hari oleh tentara Israel ke Jalur Gaza masih menyisahkan cerita-cerita menakjubkan. Sebagian orang menilai, itulah ayaturrahman (tanda-tanda kebesaran Allah) di bumi Jihad, Jalur Gaza.

Situs berbahasa Arab, www.islammessage.com, menulis, bahwa seorang mujahidin Al-Qassam menyebutkan bahwa ada sebuah rumah milik keluarga Dardunah, yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais tepatnya di jalan Al Qaram.

Pasukan Israel mendatangi rumah ini, seluruh anggota keluarga diperintahkan untuk duduk di sebuah ruangan, salah satu anak laki-laki diinterogasi, mengenai ciri-ciri para pejuang Al-Qassam.

Laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang Al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam.Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga pingsan, dan itu terjadi berturut-turut selama tiga hari. Setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang Al-Qassam memakai seragam hitam.

Continue reading