
Kebiadaban kaum Yahudi terhadap warga Palestina masih berlangsung. PBB sudah mengecam, Dunia Islam –melalui OKI– telah mengutuk dan mengajukan resolusi ke Dewan Keamanan PBB. Tapi semua itu kandas karena diveto Amerika Serikat (AS) dan Prancis. Di Indonesia, demo menentang perlakuan kejam Israel silih berganti. Hampir tak ada kata-kata lagi yang bisa menggambarkan kekejaman dan kekejian Yahudi Israel.
Anehnya, masih ada media massa di Indonesia yang menggunakan istilah ‘militan Palestina’ untuk pejuang Palestina. Istilah yang tidak disematkan kepada penguasa Zionis Yahudi dan para pendukungnya, yang terang-terangan membantai warga sipil Palestina. Terjadi stigmatisasi dan demonisasi, sehingga seolah-olah darah para pejuang Palestina memang ‘halal’ ditumpahkan dengan cara apa saja.
Seperti biasa, Yahudi tak menggubris suara dunia, apalagi suara umat dan dunia Islam. Sepertinya Israel sudah hafal irama respons kaum Muslim. Jika dibantai, dibunuh, dan dianiaya, mereka akan mengeluarkan resolusi atau kecaman. Paling jauh melakukan aksi demonstrasi, membakar bendera Israel dan AS. Setelah itu, diam.







.jpg)
