
(Getty Images/ David Silverman)
Tank Israel bergerak menuju basis di perbatasan dekat Jalur Gaza, 19 Desember 2008Minggu, 4 Januari 2009 | 09:18 WIB
GAZA, MINGGU — Pasukan tank Israel, sambil sesekali menembakkan senjatanya, menggelinding ke Jalur Gaza utara, Sabtu (3/1). Konvoi tank ini tampaknya akan menjadi awal serangan darat terhadap kelompok Hamas di Palestina.
Militer Israel memastikan bahwa satu pasukan telah masuk Jalur Gaza untuk merebut beberapa tempat yang ditengarai sebagai lokasi peluncuran roket.
Sementara itu, menurut seorang warga kota Beit Lahiya di Gaza, pasukan Israel telah melintasi pagar perbatasan di bawah selimut kegelapan, disertai oleh sejumlah helikopter tempur Israel.Sebelumnya dilaporkan, tank-tank dan tentara Israel telah berhenti di perbatasan Jalur Gaza untuk mempersiapkan kemungkinan serangan darat, ketika gerilyawan Hamas meneruskan serangan roket di Israel selatan sebagai tantangan terhadap permintaan internasional untuk menghentikan serangan.
“Saya mengharapkan hasil operasi ini akan menimbulkan ketenangan dalam waktu lama. Saat mereka menembak, kami akan membalas dengan pasukan besar,” Menlu Tzipi Livni mengatakan di TV Israel.
Dalam serangan sebelumnya, Israel menembakkan peluru-peluru ke sebuah masjid di Beit Lahiya yang dituduh menjadi pos komando dan pangkalan serangan Hamas. Sedikitnya 11 warga sipil, termasuk sejumlah anak, tewas dan 50 orang luka-luka, kata pejabat Hamas dan medis.
Serangan Isarel itu telah membuat korban tewas Palestina menjadi 446 orang, dengan sekitar 2.050 orang terluka, dalam pertumpahan darah berlarut-larut terburuk dalam beberapa dasawarsa konflik antara Israel dan Palestina.
Empat warga Israel juga tewas akibat serangan roket lintas-perbatasan oleh Hamas dan kelompok garis keras lainnya.
Serangan udara Israel terhadap Gaza mulai dari dini hari Sabtu, dan kapal angkatan laut juga menembak ke wilayah itu dari Laut Tengah, kata beberapa saksi.
Satu serangan diklaim menewaskan Abu Zakaria al-Jamal, komandan senior sayap bersenjata Hamas. Ia adalah pemimpin Hamas kedua yang tewas dalam tiga hari ini.
Israel melancarkan serangan, yang disebut Operasi Membuat Keunggulan, pada 27 Desember sebagai balasan atas serangan roket Hamas di Israel selatan.
wsn
Sumber : AntSource : Kompas















.jpg)

Sebagai sesama muslim sdh seharusnya menolong saudara kita di palestina. Untuk Israel, hentikan serangan mu sekarang ini juga. Jika tidak perang lebih besar bisa terjadi.
Israel Membutuhkan Hamas Untuk Memerangi Abbas
Hamas punya kekuatan terror yang bisa diandalkan untuk menumpas Abbas,
sebaliknya Abbas memiliki kekuatan politik Internasional yang mampu
mengundang bantuan dari mana2 untuk menumpas Hamas.
Namun selama ini, kekuatan terror Hamas 75% digunakan untuk mengganggu
Israel, cuma 25% saja yang digunakannya untuk mengganggu Abbas.
Oleh karena itu Israel harus mampu mengubah persentasenya yaitu 89%
digunakan untuk mengganggu Abbas dan 10% saja digunakan untuk
mengganggu Israel agar semua kelihatannya berjalan secara alamiah.
Hamas harus menumpas Abbas atau dia yang ditumpas Abbas. Kalo saja
Hamas berhasil menumpas Abbas, maka berhasil lah semua rencana Israel,
yaitu Palestina tidak jadi berdiri karena legitimasi pendirian negara
Palestina berada ditangan Abbas bukan ditangan Hamas. Oleh karena
itulah Israel mengharapkan Hamas berhasil menumpas Abbas.
Israel cukup mengontrol Hamas tak perlu menumpasnya. Meskipun Hamas
menyadari rencana Israel, namun apa daya, serangan2 Israel yang
melumpuhkannya memaksanya untuk membuka jalan yaitu menguasai wilayah
Abbas dengan menumpas Abbas tentunya.
Untuk bisa mengontrol Hamas, Israel banyak menyusupkan kaki tangannya
kedalam berbagai organisasi Islam di Indonesia untuk dikirimkan
memberi bantuan kepada Hamas. Jadi jangan heran kalo ada beberapa
organisasi Islam yang sangat ngotot memungut derma yang katanya untuk
dikirim ke Palestina, padahal mereka sudah banyak mendapatkan dana
dari Israel melalui berbagai yayasan perantara di Arab Saudia dan Mesir.
memang sangat perlu adanya pasukan untuk menahan sergapan israel di gaza
BRAVO ISRAEL. HANCURKAN LAWAN-LAWANMU